AC MILAN KEHILANGAN TAJINYA DI KANDANG SENDIRI

Agen Bola online

Agen Bola online

Performa yang buruk yang terjadi dalam klub AC Milan membuat Pierino,mantan penyerang dan bintang di tahun 1960 lalu ini angkat bicara. Dia mengaku sangat sedih dan prihatin dengan apa yang terjadi dengan klub AC Milan sekarang yang tanpil sangat buruk. Secara khusus, pria yang pernah menjadi bintang lapangan saat bersama AC Milan di tahun 60- an itu yang  terus mengikuti perkembangan dari AC Milan ini mengatakan bahwa AC Milan udah kehilangan tajinya dan kehebatannya saat tampil di kandang sendiri, San Siro.

AC Milan mengalami dua kekalahan beruntun dalam pertandingan terakhir atas klub papan bawah di kandang sendiri. Mereka di tumbangkan oleh klub Sassuolo dengan skor 0-2 dan juga kembali ditaklukkan oleh Atlanta saat bermain di depan publik sendiri.

Kemenangan – kemenangan yang selalu di dapat saat  laga di kandang seolah-olah menjadi hilang dan tentunya ini sangat disesalkan oleh Pierino Prati. Dia menyebut bahwa di masa lalu dimana ia bermain di San Siro tidak pernah terjadi kekalahan sama sekali dan selalu menjadi jaminan untuk meraih pon buat Rossoneri,julukan untuk AC Milan ini.

“Saya yang melihat dari luar, tentunya tidak mengetahui secara pasti apa yang sedang terjadi dengan mantan klub saya  AC Milan musim sekarang. Seperti banyak yang hilang dari masing-masing individu para pemain. AC Milan memanglah bukan klub yang diwajibkan untuk meraih kemenangan-kemenangan terus dan juara tetapi mereka juga bukanlah tim yang seharusnya hanya berkutat di papan tengah klasemen sementara Seri A Italia,” ungkap Pierino Prati tersebut kepada Milannews.

“Sangatlah aneh bila melawan klub papan atas yaitu dengan Roma dan Napoli mereka tampil bagus. Dan kemudian AC Milan malah harus kalah beruntun dengan klub papan bawah  Sassuole dan Atlanta, yang membuat saya prihatin adalah keklahan AC  Milan yamg bermain di di depan publik sendiri lagi. Biasanya lkalau tiap klub yang akan datang melawan AC Milan di kandangnya, mereka harus udh menyiapkan diri untuk kalah dan paling-paling imbang dan tidak pernah berharap untuk menang. Tetapi yang terjadi sekarang malah sebaliknya, dimana tim tamu udah bisa meraih kemenangan, hal tersebut seharusnya tidak boleh terjadi dengan klub besar seperti AC Milan ini.”