Taklukkan Leicester, Lini Belakang MU Dapat Pujian

Manchester United akhirnya mampu kembali ke jalur kemenangan usai mengandaskan perlawanan Leicester City di Old Trafford dalam pertandingan pekan kelima Premier League Sabtu malam WIB. Walau hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0, manajer United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku bahwa dirinya sudah cukup puas.

Tiga poin ini memang tidak didapatkan dengan mudah oleh Setan Merah. Meski berhasil unggul cepat tepatnya di menit kedelapan via eksekusi penalti Marcus Rashford, United dipaksa untuk lebih banyak bertahan di sepanjang pertandingan.

Beruntung, dalam pertandingan ini sektor belakang United tampil begitu kokoh dalam mematahkan semua serangan yang dibangun oleh para pemain Leicester. Kokohnya tembok pertahanan United membuat The Foxes gagal mencetak gol sehingga harus pulang dengan tangan hampa dalam kunjungan mereka kali ini. Melihat apa yang ditampilkan oleh para pemain belakang timnya, Solskjaer mengaku sangat lega karena timnya mampu menorehkan cleansheet kedua musim ini.

“Kami sukses bertahan dengan sangat baik kali ini. Saya kira ini merupakan pertama kalinya bagi kami untuk terus bertahan di hampir sepanjang jalannya pertandingan,” ungkap pelatih yang akrab disapa Ole tersebut.

“Leicester City tentu tim yang sangat bagus. Mereka memiliki ambisi besar untuk bisa menembus posisi empat besar. Bisa mengakhiri laga tanpa kebobolan ketika melawan mereka tentu suatu hal yang sangat bagus, namun kami tidak boleh terlalu senang dengan apa yang kami tampilkan karena saya yakin bahwa kami seharusnya bisa tampil lebih baik lagi. Kami telah menunjukkan cara yang benar sebagai sebuah tim ketika kami bertahan,” tutupnya.

Kemenangan ini membawa United naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin dari lima pertandingan. United hanya kalah dalam hal selisih gol dari Tottenham Hotspur yang berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan jumlah poin yang sama.

Meski harus bersusah payah untuk bisa meraih kemenangan atas Leicester, namun hasil ini memang pantas untuk dirayakan oleh para penggawa United mengingat dalam tiga pertandingan terakhir mereka di ajang Premier League tak ada satupun laga yang berakhir dengan kemenangan bagi The Red Devils. Usai ditahan imbang oleh Wolverhampton Wanderers, United secara mengejutkan ditaklukkan oleh Crystal Palace di kandang sendiri sebelum kembali meraih satu angka di markas Southampton.

Ibrahimovic Buka Kans Kembali ke MU

Penyerang gaek Swedia, Zlatan Ibrahimovic merasa bahwa dirinya masih cukup bagus untuk bisa bermain di ajang sekelas Premier League saat ini. Melihat sektor lini depan Manchester United yang saat ini kekurangan stok penyerang, Ibrahimovic mencoba menggoda mantan klubnya itu untuk merekrut dirinya.

Setan Merah memang tidak ada merekrut satupun penyerang baru di bursa transfer musim panas ini. Sebaliknya, mereka harus kehilangan Romelu Lukaku yang memilih bergabung bersama Inter Milan. Selain striker asal Belgia itu, Alexis Sanchez juga diyakini akan segera hengkang dari Old Trafford untuk berseragam La Beneamata dalam waktu dekat ini. Hengkangnya kedua penyerang United ini tentu membuat opsi lini depan mereka semakin tipis untuk mengarungi kompetisi musim ini.

Saat ini posisi penyerang utama The Red Devils dipercayakan kepada duet Marcus Rashford dan Anthony Martial. Jika salah satu dari kedua penyerang itu terkendala untuk tampil, maka manajer Ole Gunnar Solskjaer mau tidak mau harus mengandalkan penyerang belia mereka yakni Mason Greenwood. Meski merupakan pemain yang bertalenta, namun Greenwood belum teruji untuk tampil dalam level tertinggi mengingat dirinya baru saja dipromosikan dari skuat junior United musim ini. Karena hal itu, Ibrahimovic mencoba untuk menggoda bekas klubnya.

“Akan sangat mudah bagi saya untuk bermain di ajang Liga Inggris, jadi jika memang Manchester United membutuhkan saya, maka saya berada di sini. Akan tetapi, saya mohon maaf karena saat ini saya masih berstatus sebagai pemain LA Galaxy,” ucap Ibrahimovic.

“Saya menjalani karir yang bagus di Eropa dengan memenangi 33 gelar juara dan saya berharap bisa memenangi sesuatu di Amerika Serikat. Setelah itu kita akan melihat saya akan melanjutkan karir di mana,” tutup penyerang berusia 37 tahun tersebut.

Ibrahimovic sempat menjadi andalan di lini depan United pada periode tahun 2016-2018. Musim pertama Ibrahimovic berjalan dengan baik lewat torehan 28 gol di semua kompetisi. Selain tampil tajam, Ibrakadabra juga membantu United meraih gelar Community Shield, Liga Eropa serta Piala Liga Inggris. Meski usai Ibrahimovic tak lagi muda, namun ketajaman dirinya seakan tidak pernah hilang. Hal itu dapat dilihat dari catatan 22 gol dari 22 pertandingan bagi LA Galaxy musim ini.

Peluang Ronaldo Membuat Rekor Lain Bersama Juventus

Salah satu megabintang yang dimiliki oleh klub asal kota Turin, Juventus yakni Cristiano Ronaldo. baru saja berhasil membuat sebuah rekor bersama Juventus, Dimana pemain Timnas Portugal tersebut dinobatkan sebagai pemain sepakbola pertama yang berhasil meraih trofi juara pada tiga turnament yang ada di Eropa, yakni juara Liga Spanyol (Real Madrid), Liga Inggris (Manchester United), dan yang terakhir Liga Italia (Juventus).

Akan tetapi, bukan hanya rekor itu saja yang bisa diraih oleh Ronaldo, sebab dalam waktu dekat ini Kapten Timnas Portugal itu bisa mencatatkan rekor lain, apabila ia berhasil keluar menjadi pencetak gol terbanyak (top skor) bersama Juventus pada ajang Liga Italia 2018-2019.

Apabila Ronaldo berhasil keluar sebagai pencetak gol terbanyak, maka dirinya menjadi pemain pertama yang berhasil keluar sebagai pencetak gol terbanyak di tiga ajang turnament yang ada di Eropa.

Pemain berpaspor Portugal itu, sebelumnya sudah berhasil keluar menjadi pencetak gol terbanyak bersama Real Madrid, dan juga Man United. Meskipun begitu, peluang Ronaldo untuk bisa mejadi top skor bersama Juventus bisa dikatakan tergolong cukup berat. Sebab, pada saat ini Serie A Italia hanya menyisakan empat laga saja.

Hingga saat ini Ronaldo sendiri berada diurutan ke empat daftar pencetak gol terbanyak terpaut tiga gol dari Krzysztof Piatek (AC Milan) pemimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara ini.

Patut dinantikan sekali, apakah Ronaldo mampu menciptakan rekor tersebut, karena lawan yang akan dihadapi oleh Juventus di sisa empat pertandingan terakhir adalah AS Roma, Torino, Sampdoria dan Atalanta pasti akan memberikan penjagaan yang ketat untuk Ronaldo.

Solskjaer di Berikan Dana Belanja Fantastis di Bursa Transfer Musim Depan

Keberhasilan Ole Gunnar Solskjaer dalam meningkatkan performa Manchester United begitu terlihat. Alhasil, dia telah resmi diangkat menjadi pelatih permanen Manchester United, dan diisukan bahwa Solskjaer diberikan kuasa penuh untuk mengubah para personil di skuat Setan Merah di musim depan.

Solskjaer memperlihatkan perubahan yang cukup drastis pada pola permainan MU. Dibawah asuhannya, ia mampu meningkatkan mentalitas dan juga performa skuat MU yang terlihat dari permainan mereka.

Awalnya, harapan untuk masuk ke perempat final Liga Champions dan bertanding di empat besar Premier League hanya terlihat seperti sebuah mimp.Namun, Solskjaer berhasil mewujudkan mimpi tersebut.

Sekarang, yang harus dipikirkan oleh Solskjaer adalah susuan pemain yang akan bermain di skuat MU musim depan. Solskjaer diisukan telah diberi wewenang untuk mencari pemain – pemain yang ia perlukan.

Kabar tersebut diikuti oleh isu MU yang telah menyiapkan dana belanja sebanyak 200 juta poundsterling pada bursa transfer berikutnya.

Meskipun mendapatkan dana belanja yang terbilang besar, Hal ini tidak berarti bahwa Solskjaer bisa seenaknya. Karena, Dana besar itu merupakan tanggung jawab besar. Oleh karena itu, Solskjaer diwajibkan untuk bisa memboyong pemain – pemain yang diperlukan.

Karena dilihat dari pengalaman pelatih – pelatih MU sebelumnya, banyak yang membeli pemain yang berharga fantastis namun justru tidak tepat untuk MU. Sehingga, Solskjaer wajib belajar dari kesalahan para pelatih sebelumnya.

Manchester United Harus Kerja Keras Untuk Liga Champions

Sebuah peringatan besar yang di lontarkan oleh salah satu mantan pemain mereka David Beckham mengatakan kepada klub Manchester United bahwa mereka harus  bekerja keras untuk mendapatkan posisi keempat jika ingin menjadi penantang gelar yang lebih serius.

Setan merah sendiri di klaim masih belum dapat bermain dengan baik di musim ini  meskipun mereka sendiri sudah mengalami perkembangan yang agak lumayan baik di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer . Yang dimana United mampu berjuang untuk menaikan peringkat mereka di podium Primier League.

Meskipun demikian tapi akhir-akhir ini setan merah bermain dengan sangat buruk yang dimana mereka kalah tiga kali berturut-turut dari empat pertandingan yang mereka jalanin dengan imbas mereka harus kembali turun ke posisi enam Liga Inggris untuk saat ini.

Beckham sendiri mengatakan bawha haram akan hukum nya jika Setan Merah tidak bisa masuk ke posisi ke empat besar EPL dan saya berharap besar setan merah tidak boleh bermain-main lagi dalam laga yang akan datang ini.

Tidak Tampil Maksimal

David Beckham selalu wanti-wanti kepada para pemain setan merah untuk tetap bermain dengan konsisten di beberapa pertandingan yang tersisa ini jika mereka masih mau mengikuti ajang Liga Champions musim depan.

“Manchester United sendiri adalah tim yang besar dan juga kuat seperti yang kita semua ketahui bawha di era kami United sangat di segani oleh semua klub eropa bahkan untuk bermain dengan kami mereka selalu berharap untuk tidak kalah namun di tahun ini malah setan merah yang berharap kepada tim lain untuk tidak kalah tentu ini sangat memalukan bagi kami senior yang pernah mengabdi untuk Old Trafford.

Manchester United Disarankan Tidak Pelit Dalam Membeli Pemain

Mantan pemain dari Setan Merah, Garry Neville mengatakan kepada manejer baru mereka Ole Gunnar Solskjaer untuk tidak pelit dalam membeli pemain baru jika ingin juara.

Manchester United saat di tinggalkan oleh Pelatih Profesional mereka , Alex Ferguson pada tahun 2013 lalu bisa di bilang sebagai tim yang sangat boros dalam mendatangkan pemain pada bursa transfer selain itu mereka juga membeli beberapa pemain yang di anggap tidak berguna seperti, Alexis Sanchez, Romelu lukaku dan juga Paul Pogba.

United yang sudah mengeluarkan uang banyak namun tidak dapat memberikan juara di klaim sebagai salah satu tim yang sangat buruk di dunia, mereka sendiri selama telah puasa dalam mendapatkan Juara Primier League saat di tinggal oleh Ferguson.

Garry percaya bwah saat setan merah harus mencari dana yang banyak untuk mendatangkan pemain yang bisa di harapkan dan merombak semua pemain mereka yang tidak bisa kerja keras.

Selama enam tahun terkhir ini saja Setan Merah telah setidaknya menghabiskan dana yang cukup besar yaitu sekitar 700 Juta Pounds untuk membeli pemain baru dan mendatangkan pelatih.

“Saya percaya kali ini United harus sangat hati-hati dalam membeli pemain baru karena jangan sampai terulang kembali hal yang seperti dulu yang dimana mereka terus membeli pemain mahal yang tidak bisa memberikan yang terbaik untuk tim selain itu mereka juga tidak bisa beradpatsi dengan baik.

Berikut Pemain Incaran Untuk Pengganti Ander Herrera di MU

Manchester United yang pada musim depan akan kehilangan Ander Herrera dimana sang pemain hanya tinggal beberapa bulan. Padahal sang pemain sudah bergabung dengan Setan Merah pada tahun 2014 dan menjadi bagian tapi pihak MU masih belum mencapai kesepakatan mengenai masa depan sang pemain. Itu yang membuat Herrera langsung akan pindah secara gratis dan banyak klub yang akan menerimanya salah satunya PSG jadi membuat pihak MU harus mencari pemain baru agar bisa memperkuat lini tengah yang akan di tinggalkan Herrera.

1. Tanguy Ndombele
Merupakan pemain pada musim ini bermain di Lyon padahal pemain pinjaman Amiens dan pada akhirnya pihak klub langsung mempermanenkan menjadi pemain inti karena berkat penampilannya. Pemain berusia 21 tahun ini sudah menjadi pemain gelandang terbaik karena mencuri perhatian di Ligue 1 itu sebabnya MU harus bersaing dengan City karena mereka juga mengicarnya sebagai target musim depan.

2. Houssem Aouar
Merupakan pemain lainnya dari Lyon yang punya bakat dan bermain bagus sejak musim lalu. dimana pemain berusia 20 tahun sudah menjalankan 37 pertandingan dan mencetak tujuh gol dan enam assist. itu mengapa MU juga akan mengincarnya pada musim depan sebab pemain muda ini bisa menjadi pemain jangka panjang untuk Setan Merah.

3. Nicolo Zaniolo
Merupakan pemain muda dari AS Roma yang bergabung pada musim lalu sudah bisa menjadi pemain utama di tim. dengan penampilan hebatnya sudah banyak mencuri perhatian bahwa akan menjadi pemain masa depan yang sukses dan MU bisa saja mendapatkanya jika memang harus mengeluarkan dana yang cocok dengan tawaran yang dilakukan AS Roma.

MU Akan Datangkan Pemain Belakang Pada Musim Depan

Klub Setan Merah Manchester United yang dikabarkan akan meramaikan pada bursa transfer musim panas . Sebab musim ini banyak pemain yang gagal didaratkan dan membuat mereka kekurangan tenaga baru itu membuat pelatih Ole Gunnar Solskjaer ingin bisa memberikan perkembangan dan masa depan cerah pada timnya dimana mereka sedang fokus mendatangkan pemain bermain dilini belakang. Sebab para pemain MU nampaknya akan ada yang meninggalkan klub dan juga permain berusia 30an yang pasti tidak muda lagi.

1. Ricardo Pereira
Merupakan pemain yang bergabung dengan Leicester City pada awal musim dimana mantan pemain Porto ini sudah tampil hebat. dimana dengan kecepatan dan operan akurat membuatnya menjadi bek yang dapat mengancam pertahanan lawan juga. Apalagi sudah mengenai gaya permainan Premier League yang dimana bagus untuk Setan merah mendatangkannya.

2. Aaron Wan-Bissaka
Merupakan pemain muda yang cukup bermain bagus dengan Crystal Palace yang punya bakat dari sekor bek. Tapi pihak Manchester United harus mengeluarkan dana cukup mahal jiga menginginkan pemain bek kanan tersebut tapi jika Ole Gunnar Solskjaer memang ingin mendatangnya untuk tim agar lebih kuat dan solid pada sektor bek kanan.

3. Jose Gaya
Merupakan permain dari Valencia dimana pemain berusia 23 tahun ini memang sudah menjadi bangian penting tim. yang pasti akan memberikan harga yang cocok untuk klub yang mengingikan jasanya. MU yang akan melakukan rotasi pemain lini belakang sepertinya pantas mendatangkan Jose Gaya yang bisa digantikan dengan Luke Shaw yang sampao sekarang masih belum menemukan peforma terbaik.

Berikut Pemain MU Yang Mungkin Batal diJual Pada Musim Depan

Manchester United yang kini sudah bermain konsisten semenjak kedatangan pelatih mereka Ole Gunnar Solskjaer. Mantan pemain itu sedang melatih MU dan mencoba mendapatkan posisi keempat dalam Premier League dan berhasil lolos pada 16 besar liga Champions saat mengalahkan tim raksasa Prancis PSG tentunya itu berkat beberapa pemain yang sedang dalam peforma terbaik dan ada juga pemain yang dikaitkan untuk pergi pada musim panas namun itu masih dipertimbangkan dan kemungkinan akan tidak jadi dijual pada musim panas mendatang.

1. Ashley Young
Merupakan pemain yang saat ini sedang menggantikan posisi Antonio Valencia yang sedang cedera ini. bermain baik dan nyaman pada posisi bek sayap setan merah meski sudah berusia 33 tahun tapi tidak menutup kemungkinan bertahan pada musim depan meski mendapatkan pemain muda namun posisi itu mestinya perlu waktu seorang pemain muda untuk bisa bermain bagus layaknya Young di MU.

2. Marcos Rojo
Merupakan pemain yang musim ini tidak pernah bermain karena cedera lutut jadi hanya bisa menunggu pulih untuk bisa memperkuat setan merah kembali. Meski MU akan dan ingin mencari pemain bertahan baru tapi memang pemain asal Argentina itu bermain solid dilini belakang dan sudah bagian dari kehidupan pada markas Old Trafford. dirinya yang bisa bermain pada posisi bek tengah dan bek sayap yang menjadikan kemungkinan akan dipakai Solskjaer pada musim
depan.

3. Romelu Lukaku
Merupakan pemain yang beberapa bulan bermain buruk dimana kesulitan mencetak gol. Peforma pemain asal Belgia ini bahkan tergeser dari tim utama dimana lebih memainkan Marcus Rashford tapi berkat tekadnya dirinya berhasil bangkit dengan mencetak dua gol penting saat melawan PSG dalam liga Champions dan membawa MU lolos. Jadi sepertinya akan pelan-pelan kembali pada peforma terbaiknya musim depan.

Calon Pengganti De Gea Jika Tinggalkan Manchester United

Masa depan kiper Setan Merah David de Gea memang masih belum pasti dimana sang pemain masih belum ada kemajuan mengenai perpanjangan kontraknya diklub sejauh ini. Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer juga tidak bisa mengikuti campur keputusan pihak klub dan sang pemain namun jika memang terjadi maka dirinya harus mencari kiper baru untuk musim depan. De Gea sendiri memang sudah menjaga gawang setan merah dan mendapatkan penghargaan sebagai kiper terbaik. Berikut kiper yang kemungkinan akan datang jika de Gea pergi dari meninggalkan klubnya.

1. Marc-Andre Ter Stegen
Merupakan kiper utama milik Barcelona yang dimana sudah tampil bagus dibawah mistar gawang yang beberapa tahun ini membuat banyak yang kagum dengan kemampuannya. Pemain berusia 26 tahun ini sudah banyak melakukan penyelamatan penting yang tetap menjaga gawangnya dari serangan lawan yang terbukti sukses lebih unggal dari Clean Sheet ketimbang De Gea.

2. Keylor Navas
Merupakan kiper kedua milik Real Madrid yang dimana musim ini dirinya harus dicadangkan karena ada kiper baru Thibaut Courtois yang datang pada musim ini. Navas sendiri sudah membuktikan kemampuannya berhasil membawa Madrid juara tiga kali dalam liga champios yang membuat namanya semakin naik dan kemungkinan MU bisa mendapatkannya dengan harga murah karena sudah berusia 33 tahun.

3. Jordan Pickford
Merupakan kiper yang bisa dibilang salah satu terbaik di Premier League yang bermain bersama Everton ini tampil mengesankan menjadi pemain reguler di Sunderland. MU bisa mendapatkannya dan menjadikannya kiper jangka panjang untuk menggantikan posisi De Gea jika dirinya pergi meninggalkan MU.

Eks Kapten United Ungkap Pogba Masih Belum Pantas Menjadi Kapten Tim

Eks Kapten asal Manchester United, Bryan Robson beranggapan bahwa Paul Pobga masih belum pantas untuk menjadi kapten tim. Dirinya berpendapat bahwa Pogba masih belum bisa berkomunikasi dengan baik saat menjalankan laga yang sedang berlangsung.

Manchester United hampir saja ingin melepas Antonio Valencia dimusim yang akan datang. Dengan keadaan tersebut akan membuat posisi kapten tim United menjadi kosong dan Paul Pogba dianggap sebagai salah satu kandidat yang pantas untuk menggantikan Antonio.

Robson menganggap jika nantinya Pogba menjadi Kapten tim United, dirinya masih belum bisa mengemban tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

Eks Kapten asal Manchester United, Bryan Robson beranggapan bahwa Paul Pobga masih belum pantas untuk menjadi kapten tim

Robson mengatakan, “Sosok kapten tim adalah pemain yang memiliki tugas untuk memimpin jalankan laga dan organisasi pemain saat laga berlangsung. Oleh karena itu dirinya harus bisa berkomunikasi dengan baik terhadap rekan satu timnya”,

“Saya juga merasakan hanya ada beberapa pemain yang pantas untuk menjadi sosok kapten Manchester United selanjutnya yaitu Ander Herrera dan Chris Smalling. Smalling akan terus berusaha untuk mengorganisi rekan satu timnya dilini belakang, begitu juga sama halnya dengan Manchester United”,

“Selanjutnya saya merasa Ander Herrera akan menjadi sosok Kapten yang baik untuk United. Untuk saat ini, Pogba masih berstatus sebagai pemain terbaik diklub. Tetapi jika untuk menjadi sosok Kapten tim, dirinya masih harus banyak belajar”, tutup Robson kepada media.

Ole Gunnar Solskjaer Mencoba Untuk Merayu Juan Mata Agar Bertahan di MU

Manchester United, pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer meminta mantan pemain Chelsea, Juan Mata agak bertahan di Setan Merah (julukan Manchester United) pada kompetisi Premier League yang akan datang. Pelatih sementara Manchester United asal Norwegia itu menilai pemain sayap asal Spanyol itu memiliki kemampuan yang andil positif di dalam ruang ganti Manchester United.

Masa kontrak Juan Mata bersama The Red Devils akan segera berakhir pada awal bulan Juni 2019 nanti. Tetapi, manajemen klub Manchester United masih belum mau mamberikan tawaran untuk memperpanjang kontrak dari Juan Mata yang akan segara habis di pertengahan tahun 2019 nanti.

Agen dari pihak Juan Mata yang merupakan ayah kandung dari Juan Mata sendiri, di jadwalkan akan bertemu dengan para manajemen Manchester United pada minggu ini. Di pertemuan nanti akan membahas soal masa dengan Juan Mata di Manchester United.

Pihak Manchester United senggaja membiarkan kontrak Juan Mata memasuki enam bulan terakhir. Hal tersebut ini lah yang membuat ayah sekaligus agen dari Juan Mata sanagt geram.

Tetapi, Juan Mata memberikan bebrapa pertanyaan yang berbeda terhadap pihak Manchester United. Juan Mata sangat berharap masih dapat bertahan di Manchester United karena sudah sangat jatuh cinta dengan kota Manchester ini.

Manchester United di prediksikan tidak akan memperpanjang kontrak jangka panjang kepada mantan pemain Chelsea, Juan Mata. Hal ini di sebabkan karena usia Juan Mata sudah memasuki usia 30 tahun.

Namun, Manchester United sangat berharap Juan Mata bisa menerima keputusan klub Manchester United untuk mengurangi gaji nya terssbut. Pada saat ini, Juan Mata menerima haji sebesar 145.000 pound per pekan di Manchester United.

Juru Selamat Setan Merah

Pasca pertama kali di tunjuk menjadi pelatih sementara di Manchester United, harapan yang sangat tinggi di luapkan kepada Gunner Solskjaer. Gunner Solskjaer sangat di harapkan bisa menyelamatkan Manchester United.

Setan Merah julukan Machester United adalah sebuah tim yang asik menelan kekalahan ketika masih di latih oleh mantan pemain Real Madrid, Jose Mourinho. Paul Pogba dan rekan rekan setim seperti nya mengalami masa masa yang sangat sulit untuk mengeluarkan kemampuan terbaik nya di Manchester United pada saati di latih oleh Jose Mourinho.

Belum lagi di tmabah dengan masalah Jose Mourinho dengan para pemain di Manchester United, salah satu nya Paul Pogba, pada saat suasana di ruang ganti Manchester United tidak konduktif dan pemain semau beradan di dalam tekanan.

Gunner Solskjaer datang kembali ke markas besar Manchester United di Stadion Old Trafford dengan bertujuan untuk memperbaiki klub Manchester United yang di cintai nya. Satsus sebagai mantan pemain Setan Merah tidak lah cukup untuk membantu pelatih asal Norwegia ini dalam bertugas untuk memperbaiki Manchester United.

Gunner Solskjaer mendapatkan sangat banyak sekali dukungan, salah satu dukungan datang dari mantan pelatih legendaris Manchester Uniter, Sir Alex Forguson, yang juga ikut mengutuskan orang kepercayaan nya, Mike Phelan, untuk membantu pekerjaan Gunner Solskjaer di jajaran pelatih.

Semenjak Gunner Solskjaer mulai menduduki kursi kepelatihan Manchester United pada tanggal 19 Desember 2018. Manchester United selalu berhasil memenangan pertandingan pada lanjutan kompetisi Premier League 2018-2019. Manchester United memenangi lima pertandingan di kompetisi Premier League dan satu pertandingan di kompetisi Piala FA. Manchester United bermain sangat percaya diri di bawah kepelatihan Gunner Solskjaer.