MU Mendatangkan Cavani Pada Waktu Yang Tidak Tepat

Edison Cavani yang telah dinilai cukup menambah daya gedor Manchester United pada musimĀ  ini , akan tetapi skub dengan bejululukan setan merah itu tersebut dinilai jika sudah terlambat merekrutnya

Cavani yang didatangkan oleh Manchester United hanya dengan cuma cuma saja pada musim ini, usai kontrak sang pemain Uruguay itu habis di Paris Saint-Germain , kemudian The Red Devils itu pun langsung bergegas untuk mendatangkannya

Kini Cavani yang sudah memiliki 24 kali penampilannya bersama dengan Mu dan sudah berhasil membobolkan 7 gol serta 2 assist yang berhasil disembahkanya

Dengan kedatangan Cavani maka telah dinilai Mark Hughes jika sang mantan pemain Mu dimusim 1988-19*95 tekah dinikau jika cukup membawa dampak , akan tetapi MU yang dinilai juga telalu telat untuk merekrutnya

Pada puncak penampilan Cavani yang dinilai terjadi pada lima tahun yang lalu , usai dirinya yang masih mengenakan seragam PSG , dengan bersama Les Pariseins , EKS sang pemain Danubio m Napoli dan Palermi itu bisa membobolkan 200 gol

” MU yang mempunyai kualitas cukup baik dilini depan , Marcus Rashford dan juga Mason Freenwood ialah salah satunya , akan tetapi mungkin mereka yang sedang membutuhkan Cavani pada lima tahun yang lalu , usai dirinya yang sedang berjaya” kata Hughes

” Mereka yang mungkin saja mendapatkannya pada waktu yang salah m tetapi dirinya yang masih menjadi penyerang tengah yang sungguh luar biasa , ketika saya sedang melihatnya bermain disini , saya berpikir jika dirinya memberi merka lebih banyak fokus , serta mereka yang mempunyai kepercayaan diri untuk membagi bola kekakinya dan hal hal pun terjadi disekitarnya

” Sehingga kenyataannya adalah ,semua para pemain yang lainnya yang sudah saya sebutkan termasuk Anthony Martial , mereka itu yang ingin jika bermain dengan posisi lain selain bermain pada posisi tengah , Rashford dan juga Martial yang lebih suka bermain pada posisi kiri , sedangkan Greenwood yang lebih memilih pada posisi kanan dan dengan sementara mereka semua yang sedang mencoba bermain pada posisi tengah , anda tahu jika tidak ada mereka yang ingin ada disana , akan tetapi mereka membutuhkan seseorang dengan memiliki kualitas itu untuk bermain pada lini tengah , serta memberikan fokus ” jelasya

Solskjaer di Berikan Dana Belanja Fantastis di Bursa Transfer Musim Depan

Keberhasilan Ole Gunnar Solskjaer dalam meningkatkan performa Manchester United begitu terlihat. Alhasil, dia telah resmi diangkat menjadi pelatih permanen Manchester United, dan diisukan bahwa Solskjaer diberikan kuasa penuh untuk mengubah para personil di skuat Setan Merah di musim depan.

Solskjaer memperlihatkan perubahan yang cukup drastis pada pola permainan MU. Dibawah asuhannya, ia mampu meningkatkan mentalitas dan juga performa skuat MU yang terlihat dari permainan mereka.

Awalnya, harapan untuk masuk ke perempat final Liga Champions dan bertanding di empat besar Premier League hanya terlihat seperti sebuah mimp.Namun, Solskjaer berhasil mewujudkan mimpi tersebut.

Sekarang, yang harus dipikirkan oleh Solskjaer adalah susuan pemain yang akan bermain di skuat MU musim depan. Solskjaer diisukan telah diberi wewenang untuk mencari pemain – pemain yang ia perlukan.

Kabar tersebut diikuti oleh isu MU yang telah menyiapkan dana belanja sebanyak 200 juta poundsterling pada bursa transfer berikutnya.

Meskipun mendapatkan dana belanja yang terbilang besar, Hal ini tidak berarti bahwa Solskjaer bisa seenaknya. Karena, Dana besar itu merupakan tanggung jawab besar. Oleh karena itu, Solskjaer diwajibkan untuk bisa memboyong pemain – pemain yang diperlukan.

Karena dilihat dari pengalaman pelatih – pelatih MU sebelumnya, banyak yang membeli pemain yang berharga fantastis namun justru tidak tepat untuk MU. Sehingga, Solskjaer wajib belajar dari kesalahan para pelatih sebelumnya.