Inter Milan Menang 2-1 dari Fiorentina Di Serie A

26 September 2018, Seakan tradisi, lagi dan lagi Fiorentina kalah saat bertandang ke markas besar Inter Milan. Inter Milan menang 2-1 dari Fiorentina di Serie A Italia dini hari tadi. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadium Giuseppe Meazza yang dipenuhi dengan para fans Inter Milan. Meski Inter Milan berhasil lebih unggul dari Fiorentina, namun pertandingan antara kesebelasan ini tampak lebih seimbang kali ini. Berikut ulasan singkat pertandingan antara Inter Milan Vs Fiorentina dini hari pagi tadi.

Sejak babak pertama dimulai sampai akhir, perpindahan bola antara kedua kesebelasan terus terjadi karena memang pertandingan tersebut seimbang. Pada babak pertama, kedua tim tampak bermain hati-hati dalam mempersiapkan langkah penetrasi ke lini pertahanan lawan. Sehingga laga antara Inter Milan dengan Fiorentina ini bola lebih dominan berada di posisi tengah lapangan. Namun karena pelanggaran yang dilakukan oleh pemain fiorentina, akhirnya di menit ke 45, Inter Milan mendapatkan peluang emas untuk mengeksekusi penalti. Gol pertama melalui penalti tersebut dieksekusi dengan baik oleh Mauri Icardi sehingga babak pertama berakhir dengan keunggulan pada Inter Milan.

Dengan nafas baru di babak kedua mencoba untuk melakukan penetrasi cepat ke pertahanan Inter Milan. Penetrasi Fiorentina tersebut pun kemudian berhasil setelah terjadi gol bunuh diri oleh Milan Skriniar di menit ke 53 pertandingan tersebut. Dengan skor seimbang tersebut, atmosfir permainan Inter Milan dan Fiorentina kembali berhati-hari seperti pada babak pertama. Namun pada menit-menit 70-an Inter Milan berhasil mencuri skor lewat kerja sama antara Danilo D’Ambrisio dan Mauro Icardi.

Bintang Ac Milan InI Tak Menyangka Bisa Bergabung Bersama Klub

Dunia Bola-Ac Milan pada musim ini melakukan belanja besar besar dengan merekurt bintang bintang besar eropa di luar sana.Salah satu pemain yang di datangkan oleh Rossoneri adalah Hakan Calhanoglu yang di beli dari Bayern Leverkusen.

Calhanoglu sendiri mengaku tidak percaya bagaimana dirinya bisa bergabung bersama Klub seperti Ac Milan yang memiliki banyak sejarah pada musim ini,Hakan juga membayangkan jika ia terus membayangkan pemain pemain seperti Paulo Maldini dan Gennaro Gattuso.

‘’Ketika saya terbang ke Milan saya menggunakan pesawat terbang, saya juga meliihat gaya sepak bola yang baru, klub baru dan rekan setim baru saya.Ini merupakan perubahan besar dari klub yang ingin mencapai perubahan,klub yang memiliki sejarah yang amat hebat.’’

‘’Saat saya pergi Milannello saya melihat juara juara hebat yang sudah pernah ada di sana, seperti Maldini dan Gattuso lalu kepala saya sedikit teringgiang.’’

Calhanoglu juga mengalami masa sulit usai dirinya baru saja bergabung bersama Milan, hal itu di karenakan ia mendapatkan hukuman berupa larangan bermain selama empat bulan oleh FIFA di karenakan urusan transfernnya dengan klub lamanya Trabzonspo.

‘’Setelah saya di larang bertanding selama empat bulan saya langsung mengembalikan kondisi fisik saya.Sekarang saya amat senang dengan kultur Italia itu mengingatkan saya akan Turkey.’’ Tutup Hakan Calhanoglu.

Ac Milan sendiri tengah bertengger di posisi enam klasemen sementara Serie A dan menjadi dengan raihan 52 poin, dan pasukan Gennaro Gattuso sangat berambisi untuk mendapatkan tiket ke babak Liga Champions eropa.

Zoff Bermimpi Melihat Insigne dan Dybala Bermain Bersama

Sepak Bola-Mantan pemain Timnas Italia,Dino Zoff mengaku ingin melihat dua bintang Serie A, yaitu Paulo Dybala dan Lorenzo Insigne untuk bermain bersama. Dirinya beranggapan jika kedua pemain mungil tersebut bisa membuat pertahan lawan menjadi kacau. Kedua pemain mungil tersebut memang memiliki kualitas yang luar biasa dalam bermai, apalagi dengan beberapa klub eropa yang tertarik untuk mendatangkan mereka.

Juventus sendiri akan berhadapan dengan Napoli pada lanjutan Serie A pada akhir pekan nanti.Laga tersebut akan menjadi pioritas bagi kedua klub yang akan menentukan gelar Scudetto pada musim ini, ya kedua klub tersebut saling bersaing di table Klasmen serie A.

Ketika di Wawancarai oleh Tutosport,Zoff yang juga merupakan Legenda Timnas Italia mengaku ingin melatih kedua pemain muda tersebut dalam sebuah tim, menurutnya jika kedua pemain tersebut merupakan pemain yang memiliki kualitas yang luar biasa, dan sangat  berbahaya bagi pertahanan lawan.

‘’Mereka Dybala dan Insigne memiliki kualitas yang berbeda namun berada di level yang sama,Mereka memiliki kaki kanan yang baik dan kaki kiri yang baik, Dan yang lebih baik lagi mereka mempunyai akurasi tembak yang bagus dalam bola mati.’’

‘’Tidak hanya cara mereka menembak, cara bermain mereka juga sangat luar biasa, pertahan lawan akan ketakutan melihat dua sosok tersebut bisa memberikan gol dari area mana saja.’’

Zoff sendiri sudah tidak asing di Italia, dirinya pernah melatih Juventus dan Lazio di Serie A, Bahkan ia berhasil membawa Juventus menjuarai Liga Europa pada musim 1989-1990 lalu.