West Ham Dibantai Liverpool

West Ham Dibantai Liverpool

Liga Premier Inggris 2018 baru saja dimulai. Liverpool sudah menunjukkan taringnya kepada semua klub peserta dari liga bergengsi tersebut. West Ham adalah korban pertama dari Liverpool pada Liga Premier Inggris tahun ini. West Ham dibantai Liverpool dengan skor penutupan 4-0, skor yang cukup besar bagi klub sekelas West Ham. West Ham merupakan salah klub ternama di Liga Inggris namun tidak disangka dapat digempur tanpa henti oleh Liverpool.

Saat ini Liverpool memiliki salah satu pemain bintang dunia yang sedang naik daun. Dialah Mohamed Salah, pemain ini belakangan ini sedang naik daun karena kiprah permainannya tergolong sangat sempurna. Pertandingan melawan West Ham di pembukaan Liga Premier Inggris ini, Mohamed Salah mencetak gol pembukaan di babak pertama untuk Liverpool. Tampak West Ham juga bermain dengan performa yang sangat baik namun tidak sanggup menghalangi gempuran dari sang pemain bintang ini.

Setelah gol pembukaan tersebut dicetak, permainan Liverpool langsung terakselerasi dengan cepat dan membuahkan 1 gol kembali di babak pertama melalui Mane. Babak pertama tersebut ditutup dengan skor 2-0 dengan keunggulan berada di pihak Liverpool. Di babak kedua, meski tampak bahwa West Ham telah membenahi permainan untuk mengantisipasi berakhir seperti di babak pertama. Ternyata pembenahan tersebut tidak sanggup menahan gempuran dari Klub Liverpool yang kembali mencetak 2 skor pada babak kedua melalui Mane dan Daniel.

Beredar Isu Arsene Wenger Akan Lepas Arsenal

Bumi terus berputar, kehidupan terus berganti, begitu juga dengan dunia persepakbolaan. Seusai event piala dunia sangat banyak terjadi pergantian-pergantian posisi. Kali ini di isukan dari seorang maestro berpengalaman dari Liga Inggris, Arsene Wenger. Beredar Isu Arsene Wenger akan lepas Arsenal. Arsene Wenger sudah melatih klub ternama Arsenal selama kurang lebih 22 tahun.

Isu tersebut beredar karena Wenger mengakui pada pers bahwa mungkin melatih arsenal selama 22 tahun adalah kesalahan terbesar dirinya. Naik turun Arsenal sudah banyak dirasakan bersama oleh Arsene Wenger. Kebersamaan dalam Arsenal sudah pasti sangat pekat dengan pelatih yang sudah menghabiskan banyak waktunya di klub tersebut.

Wenger mengaku bahwa penyesalannya adalah karena dia telah mengesampingkan orang lain di dekatnya. Ia mengesampingkan keluarga dan orang-orang tersayangnya. Wenger juga mengakui bahwa obsesi dirinya untuk mengejar sesuatu yang ia sukai adalah keegoisan dirinya. Ia merasa bahwa dirinya telah melewati banyak hal yang tak seharusnya dilewatkan. Namun karier di bidang yang ia sukai juga merupakan hal yang tidak ingin ia lewatkan.

Ia menyebut beberapa nama pemain yang menurutnya dapat menjadi pelatih yang baik karena telah berpengalaman di bidang yang sama dengannya. Ia mengaku bahwa mereka dapat menjadi pelatih yang baik namun belum tentu mau mengorbankan waktu mereka seperti dirinya. Ia menganggap pekerjaan yang dilakoninya adalah pekerjaan tanpa henti meski ia sedang di rumah. Akan ada sangat banyak pemikiran tentang klub yang ia latih dimanapun ia berada.

Namun sampai saat ini, masih belum ada kepastian tentang Arsene Wenger akan melepas Arsenal dari genggamannya. Ia mengaku sering berpikir tentang masa depannya namun masih belum ada keputusan bulat dari dirinya sendiri. Demikianlah kita doakan saja perputaran dunia yang terbaik untuk sang maestro Arsene Wenger.