Peringkat Jerman Merosot Di FIFA Ranking Agustus 2018

Peringkat Jerman Merosot Di FIFA Ranking Agustus 2018

Jerman merupakan salah satu negara yang sangat terkenal dengan olah raga sepak bola-nya. Negara ini memiliki tim nasional yang cukup kuat sejak akhir abad yang lalu. Tahun ini merupakan tahun yang gemilang sekaligus tahun yang gelap bagi sepak bola Jerman. Pada semester awal tahun 2018 ini Jerman merupakan negara teratas di FIFA Ranking. Namun performa negara ini buruk di Piala Dunia FIFA World Cup pada bulan Juni hingga Juli 2018. Padahal tim nasional Jerman ini merupakan tim juara di Piala Dunia FIFA World Cup 2014 silam. Karena performa yang buruk tahun ini, peringkat Jerman merosot di FIFA ranking Agustus 2018 ini.

Per Agustus 2018 ini peringkat Jerman di FIFA ranking turun sebanyak 14 Peringkat. Sebelumnya yang berada di peringkat pertama, sekarang Jerman sudah berada di peringkat 15 dengan perolehan skor hanya sebanyak 1558. Dikabarkan bahwa akhir-akhir ini penetapan skor dari FIFA Ranking mengalami sedikit perubahan. Banyak yang menilai bahwa penurunan peringkat ini juga ada kaitannya dengan kasus pada asosiasi sepak bola negara Jerman ini. Akhir-akhir ini asosiasi dari sepak bola Jerman sedang diterpa oleh berita-berita hangat karena salah satu pemain kunci Jerman dulunya. Mesut ozil dikabarkan diperlakukan secara rasis oleh asosiasi sepak bola Jerman dan para netizen Jerman yang berujung pemain ini keluar dari Timnas Jerman.

Derita Ozil

Derita Ozil

(15/08/2018), Pecinta Sepak bola mana yang tidak kenal dengan Mesut ozil?. Pemain kunci milik klub ternama Arsenal dengan posisi gelandang. Sudah tidak dapat diragukan lagi bahwa Mesut Ozil adalah salah satu pemain putra terbaik dari Jerman. Namun belakangan ini, Mesut Ozil tertimpa masalah yang tak seharusnya ia terima hanya karena ia berfoto dengan presiden dari negara yang sedang panas-panasan dengan Jerman. Mesut Ozil menerima banyak hujatan kritik dari warga bahkan dari federasi sepak bola dari negaranya sendiri. Hal ini membuat dirinya tidak lagi bersemangat untuk bermain untuk negaranya sendiri. Kasus rasis yang jatuh pada dirinya tak sanggup diterima oleh Ozil. Derita Ozil adalah salah satu dari contoh persepsi yang salah dari masyarakat Jerman.

Ozil mengaku bahwa ia dapat menerima jika dirinya dikritik karena performanya yang kurang baik di piala dunia FIFA World Cup 2018 kemarin. Namun dirinya tak dapat menerima bahwa dirinya dikritik karena memiliki garis keturunan dari Turki. Patriotisme seseorang tentunya tidak berasal dari garis keturunan, namun bagaimana mereka dididik dan dibesarkan. Pada Akhirnya Mesut Ozil telah mengundurkan diri dari tim nasional Jerman. Derita Ozil tak hanya sampai disitu saja, bahkan setelah ia berhenti dari timnas jerman, dirinya masih dihujat oleh masyarakat. Hujatan dari masyarakat tersebut mengolok bahwa dirinya adalah pengecut karena mundur dari tim nasional Jerman.

Ozil Berhenti Bermain Di Timnas Jerman

Ozil Berhenti Bermain Di Timnas Jerman

Mesut Ozil adalah pemain sepak bola profesional yang berasal dari Jerman. Mesut Ozil ini termasuk ke dalam salah satu pemain terbaik dunia. Nama dari Ozil beberapa kali muncul dalam penghargaan-penghargaan bergengsi seperti Balon D’or. Ozil merupakan pemain gelandang yang handal dalam membantu bertahan maupun menyerang. Kelihaiannya dalam sepak bola tercermin dari nilai transfernya yang lumayan tinggi yakni sekitar 40 juta Poundsterling. Namun yang disayangkan, Ozil berhenti bermain di timnas Jerman. Apa penyebab dari hal tersebut?

Mesut Ozil paling dikenal dengan debutnya di Arsenal dan Tim nasional dari Jerman. Posisinya selalu menjadi gelandang yang biasanya menjadi posisi bagi para pemain kunci. Namun akhir-akhir ini, Hal yang tak lazim terjadi pada Mesut Ozil. Hal tersebut dikarenakan Mesut Ozil berfoto dengan Presiden Turkey. Hubungan antara Jerman dan Turkey belakangan ini sedang tidak baik karena pemerintah Turkey menghukum komedian ternama JermanĀ  yang bercerita tentang pemerintah dari Turkey.

Di tengah-tengah panasnya suasana politik, Foto Mesut Ozil terlihat sedang berpose dengan orang nomor 1 dari negara yang saat ini di anggap musuh dari Jerman. Karena hal itu, Ozil mendapat banyak kecaman-kecaman dari para fans, masyarakat, serta dari dari asosiai sepakbola yang ada di Jerman. Hal tersebut membuat Ozil sangat tidak nyaman sehingga mengeluarkan sebuah surat terbuka di twitter milikinya. Yang intinya adalah berisi bahwa dirinya merasa tidak dihargai setelah sekian lama debut membawa nama besar Jerman. Penutup pernyataanya juga dengan kritis menjelaskan bahwa dengan berat hati Ozil berhenti bermain di timnas Jerman jika tidak ada perlakuan baik dari pihak-pihak yang dimaksud.

5 Negara Yang Berpeluang Menang Di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 akan segera di langsungkan di Rusia, pada tanggal 14 dan berakhir pada 15 juli 2018. Rusia yang berperan sebagai tuan rumah juga telat menyiapkan segala sarana dan prasarana pendukung Piala Dunia 2018. Terdapat 32 Negara yang berhasil lolos ke seleksi Piala Dunia kali ini, tiket terakhir di dapatkan oleh negara Peru, Peru sendiri berhasil mengalahkan Selandia Baru pada pertandingan seleksi Piala dunia kemarin.

32 Negara yang lolos di bagikan ke dalam 8 group yang masing-masing akan bersaing dalam perebutan trofi Piala Dunia kali ini. Berikut pembagian 32 Negara dan masing-masing groupnya :

Group A
– Rusia – Mesir
– Arab Saudi – Uruguay

Group B
– Portugal – Maroko
– Spanyol – Iran

Group C
– Perancis – Peru
– Australia – Denmark

Group D
– Argentina – Kroasia
– Islandia – Nigeria

Group E
– Brasil – Kosta Rika
– Swiss – Serbia

Group F
– Jerman – Swedia
– Meksiko – Korea Selatan

Group G
– Belgia – Tunisia
– Panama – Inggris

Group H
– Polandia – Kolombia
– Senegal – Jepang

Dari ke 32 negara yang bertanding terdapat 5 Negara yang merupakan kandidat utama yang diperkirakan akan menjuarai Piala Dunia 2018, Berikut kelima negara tersebut :

1. Argentina

Terakhir kali argentina memenangkan piala dunia adalah pada tahun 1986. Argentina terkenal dengan para pemain bintangnya dan solidnya tim mereka di setiap piala dunia. pada tahun 1990 dan 2014 Argentina berhasil maju ke final piala dunia tetapi akhirnya mereka tidak berhasil menang. Peluang Argentina sangat besar untuk Piala Dunia kali ini dan di katakan ini merupakan permainan terakhir Lionel Messi di dalam piala dunia.

2. Prancis

Perancis berhasil mengalahkan Belanda dan Swedia di group A pada kualifikasi Piala Dunia 2018 kemarin. pada saat ini Prancis banyak di huni pemain muda yang haus akan kemenangan, Prancis juga saat ini di huni oleh gelandang termahal di dunia yaitu Paul Pogba. Paul Pogba sendiri berhasil menjuarai Piala Dunia U-20 pada 2013 silam.

3. Jerman

Tim yang solid serta cara bermain yang sangat cepat, membuat tim ini menjuarai piala dunia 2014. tim asuhan Joachim Low tetap bermain secara solid dengan metode penyerangan yang sangat cepat. mayoritas pemain jerman adalah pemain muda dari konfederasi 2016. Dalam kualifikasi Jerman berhasil mengumpulkan 30 poin, atau bisa di katakan permainan dengan kemenangan multak.

4. Brasil

Adenor Leonardo Bacchi atau Tite adalah pelatih yang berhasil membuat Brasil melewati kualifikasi piala dunia 2018, performa Brasil berhasil meningkat tajam di bawah asuhannya, selain brilian dalam taktik ia juga pandai dalam menemukan bakat-bakat muda.

5. Spanyol

Performa Spanyol anjlok pada Piala Dunia 2014 kemarin, dan keterpurukan Spanyol bahkan berlanjut 2 tahun berikutnya. Namun sejak Julen Lopetegui Spanyol berubah 360derajat, dengan di perkuat oleh Alvaro Morata dan Isco Alarcon menjadikan peluang Spanyol terbuka lebar di piala dunia 2018, akankah kesuksesan 2010 kembali di raih oleh Spanyol.