MU Bungkam Spurs di Wembley

Jakarta – The Red Devils berhasil menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor akhir 1-0 pada pada kompetisi Premier League ke-22 di Stadium Wembley, London. Minggu 13/1/2019. Aksi David de Gea sungguh luar biasa yang telah menyelamatkan 11 kesempatan dari Spurs.

Kedua partai turun dengan pemain terbaik. Hal ini membuat laga pertandingan menjadi sangat seru saat berjalan pertandingan dimulai.

Spurs lebih banyak menguasai bola. Namun, Spurs tidak mendapatkan peluang dikarenakan pertahanan Manchester United sungguh rapat sehingga Totenham Hotspurs sulit mendapatkan kesempatan.

The Red Devils bermain dengan sabar agar mendapatkan kesempatan menyerang. Formasi yang digunakan MU hanya mengandalkan serangan balik untuk mengotak-katik pertahanan Spurs.

Saat menit ke-31, Spurs dapat mengoyak gawang David de Gea. Namun gol yang diciptakan Harry Kane dianggap wasit tidak sah, Pasalnya Harry Kane terjebak dalam posisi offside.

Satu menit sebelum babak pertama berakhir, The Red Devils berhasil unggul berkat umpan jarak jauh Paul Pogba, bisa dimaksimalkan Marcus Rashford melalui tembakan yang merobek gawang Tottenham Hotspur. Skor babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Tertinggal satu gol tidak membuat Spurs menjadi menurun bahkan membuat serangan pada babak kedua. Baru lima menit laga berjalan, Spurs mendapatkan tiga kali kesempatan emas, tetapi gagal karena dihalau De Gea.

Serangan Tottenham Hotspur semakin kuat. Spurs kini tampil lebih beda dan lebih agresif sehingga membuat lini pertahanan belakang MU kerepotan.

Tapi De Gea kembali menghalau aksi dari pemain Totenham, karena banyak peluang yang berbahaya dapat dihentikan oleh kiper asal Spanyol itu.

Pada laga berakhir tidak ada perubahan skor dan menutup hasil pertandingan tersebut dengan skor akhir 0-1.

Buffon: Harga Kiper Tidak Perlu Ditanya Lagi

Berita Bola – Kiper asal Timnas Italia, Gianluigi Buffon mengakui bahwa tidak terkejut tentang info harga penjaga gawang yang kian meningkat secara drastis dalam musim terakhir.

Buffon sendiri mengatakan bahwa dirinya adalah kiper termahal dunia pada  tahun 2001. Saat itu, Juventus berani merekrut kiper tersebut dari Parma dengan mahar sekitar 32 juta pounds.

Rekor yang dimiliki Buffon sebagai kiper termahal di dunia bertahan selama 16 tahun sebelum rekornya dipatahkan oleh Ederson Moraes yang dibeli oleh Manchester City dari Benfica dengan harga berkisar 34 juta pounds.

Beberapa musim berikutnya ada dua profesi kiper yang mampu memecahkan rekor transfer dunia. Dia adalah Kepa Arrizabalaga (72 juta pound sterling / Chelsea) dan Alisson Becker (66 juta pound sterling / Liverpool).

“Kepa, Alisson dan Moraes merupakan penjaga gawang yang tergolong muda, sama seperti saya saat berlabuh ke Juventus. Jika diantara mereka dapat meyakinkan klub baru yang mereka bela dan mereka tidak perlu mencari klub-klub lain lagi,” ucap Buffon dilansir dari skyysports.

“Saya berpikir harga kiper yang harus dibayar sesuai dengan nilainya itu karena berdasarkan kualitas dan performa yang dimiliki kiper tersebut. Hal ini bukan berati karena ingin memasuki rekor trasnfer dunia, ini adalah ajang dimana pemain-pemain profesial menunjukkan kualitasnya bukan karena rekor transfer yang mereka pegang.” kata Buffon tambahannya.

Buffon saat ini sedang menikmati karier barunya bersama dengan Paris Saint Germain. Buffon juga sudah tampil sebanyak 13 pertandingan pada musim ini.

Ronaldo: Juventus Bakal Raih Gelar Champions

Berita Bola – Cristiano Ronaldo yakin bahwa si Nyonya tua bakal menjadi juara Liga Champions. Ucapan yang dikatakan Ronaldo saat mendapat permohonan dari suporter Bianconeri dari pertandingan di Serie A.

“Saya berjanji akan melaksanakan hal yang mustahil agar bisa membawa Juventus meraih gelar juara Champions musim kali ini,” ucap Ronaldo.

“Penggemar Juventus sangat senang hal itu. Saya yakin hal itu tidak terlalu berat untuk Juventus, ketimbang saya harus membela satu negara,” ujar Ronaldo.

Saat Ronaldo bergabung ke Turin dari awal musim 2018-19 setelah dibayar dengan mahar 105 juta euro dari El Real. Ronaldo dianggap sebagai pemain yang dapat mengantarkan Juventus meraih gelar antarklub besar Eropa tersebut.

Sebelum hengkang ke Turin, Ronaldo mencatat sejarah dengan memberikan Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara Hat-Trick. Bukan itu saja, Ronaldo juga mengoleksi lima tropi Liga Champions, satu tropi bersama Manchester United dan empat dengan Real Madrid.

Juventus mengangap bahwa kedatangan Ronaldo di skuat akan memberikan semangat baru untuk skuat. Adanya kedatangan Ronaldo ke Turin, Juventus memiliki mental yang lebih kuat lagi untuk mendapatkan gelar juara Champions.

Jika juventus mampu meraih Liga Champions pada musim 2018-19, Ronaldo akan mencatat sejarah baru sebagai pemain pertama yang mendapatkan empat gelar Liga Champions secara berturut-turut. Dulunya Ronaldo juga menjadi pemain pertama yang bisa memenangi lima gelar juara Champions dari kompetisi itu berlaku pada musim 1992-1993.